rajabacklink

Seberapa Penting Lingkungan Pendidikan yang Baik bagi Generasi Alpha?

22 Jan 2024  |  53x | Ditulis oleh : Mas AT
pesantren Al Masoem

Lingkungan pendidikan yang baik sangat penting bagi generasi Alpha, karena generasi ini hidup di era yang penuh tantangan dan perubahan. Generasi Alpha dilahirkan dan tumbuh di era teknologi, di mana mereka dihadapkan dengan berbagai macam informasi dan stimulus. Mereka juga dituntut untuk beradaptasi dengan perubahan yang cepat, baik di bidang teknologi, ekonomi, maupun sosial.

Lingkungan Pendidikan yang Baik bagi Generasi Alpha

Seiring berjalannya waktu perubahan demi perubahan terus menerus berkembang. Dari zaman dulu atau sering kita sebut sebagai generasi X atau mereka yang lahir di usia 1965 sampai 1980 pasti merasakan bagaimana barbarnya pendidikan di Indonesia, jangan jauh jauh mungkin generasi X sudah menjadi orang tua yang sekarang sedang mencari sekolah untuk cicit cicitnya karena rentang usia pada generasi ini adalah antara 44-60 tahun pada tahun 2024 ini, dan generasi milenial dengan rentang usia 28-43 tahun yaitu antara tahun 1981 sampai 1996 merupakan generasi yang pasti masih merasakan dilemanya pendidikan masa itu. Dimana penghapus, kapur dan penghapus kayu masih sering dijadikan senjata untuk bisa menyerang siswa yang tidak patuh pada aturan sekolah. 

Generasi X dan generasi milenial adalah potret dimana pendidikan masih cukup barbar. Generasi ini masuk ke dalam generasi emas yang tahan banting dan siap diterpa berbagai macam masalah. Dimana siswa diajarkan dengan sistem pendidikan tradisional tanpa mementingkan lingkungan sekolah yang kondusif atau tidak untuk pembelajaran. Bahkan pada zaman itu genteng bocor, sekolah ambruk dan berbagai macam rintangan lainya hanya menjadi teman lama yang seakan bisa dijadikan bahan perbincangan antara satu siswa dengan siswa lainnya.

Pada generasi ini juga masih ada anggapan bahwa sekolah negeri jauh lebih bagus daripada swasta. Jika anda pembaca rentang umur 28-43 tahun anda pasti mengenal istilah hanya orang pintar yang bisa masuk negeri. Berbeda dengan zaman sekarang dimana sekolah swasta jauh lebih diagung agungkan dibandingkan dengan negeri ditambah juga karena sistem zonasi sekolah yang membuat pendidikan negeri lebih merata tanpa ada istilah sekolah unggulan dan kurang unggul.

Pada generasi saat ini yaitu generasi alpha orang menyebutnya atau generasi era tahun setelah tahun 2010. Bagi generasi ini perlu mendapatkan banyak upgrade dari segi pendidikan. Bahkan jauh sebelum generasi alpha ini generasi Z sekalipun isu pendidikan sudah mulai mengalami perubahan. Sekolah wajib menciptakan berbagai macam metode pembelajaran baru. Contoh paling relevan adalah menjamurnya sekolah yang menawarkan sistem pendidikan karakter, sekolah ramah anak bahkan ada beberapa sekolah yang memberikan edukasi tentang pentingnya sekolah tanpa hukuman fisik. Bahkan untuk generasi ini berbagai macam hal seperti isu lingkungan menjadi hal yang wajib disorot terutama untuk para siswa yang sedang belajar di lingkungan sekolah. Lantas kenapa lingkungan sangat penting untuk generasi ini? Karena kita berbeda zaman.

Perbedaan zaman dapat merubah juga tata cara mengajar, ada perbedaan juga dari tatacara melihat pendidikan. Dan lingkungan merupakan salah satu dasar bagaimana generasi alpa ini bisa berkembang di masa depan. Maka dari itu, mari kita sedikit keluar dari zona kita sebagai orang tua atau pembaca di era milenial dan era generasi X apalagi baby Boomers, untuk mengenal seberapa penting lingkungan pendidikan yang kondusif bagi anak generasi alpha.

Seberapa Penting Lingkungan Pendidikan yang Baik bagi Generasi Alpha?

Lingkungan pendidikan yang baik sangat penting bagi generasi Alpha, karena generasi ini hidup di era yang penuh tantangan dan perubahan. Generasi Alpha dilahirkan dan tumbuh di era teknologi, di mana mereka dihadapkan dengan berbagai macam informasi dan stimulus. Mereka juga dituntut untuk beradaptasi dengan perubahan yang cepat, baik di bidang teknologi, ekonomi, maupun sosial.

Lingkungan pendidikan yang baik dapat membantu generasi Alpha untuk mengembangkan potensinya dan menghadapi tantangan di masa depan. Lingkungan pendidikan yang baik harus mencakup aspek fisik dan non-fisik.

Ciri ciri Lingkungan Sekolah yang Kondusif untuk Belajar Mengajar

Lingkungan sekolah yang kondusif untuk belajar mengajar memiliki beberapa ciri penting, baik dari segi fisik maupun non-fisik. Mari kita lihat beberapa di antaranya:

Ciri lingkungan fisik:

Ruang kelas yang bersih, rapi, dan nyaman: Suasana kelas yang bersih dan bebas kekacauan dapat meningkatkan konsentrasi siswa. Pengaturan tata letak yang baik, pencahayaan cukup, dan sirkulasi udara lancar juga penting.

Fasilitas belajar yang lengkap dan terawat: Ketersediaan sarana dan prasarana belajar yang lengkap dan terawat akan menunjang proses pembelajaran. Ini termasuk buku perpustakaan, alat audio-visual, peralatan praktikum, hingga koneksi internet yang stabil.

Suasana tenang dan bebas kebisingan: Lingkungan yang minim kebisingan eksternal (lalu lintas, keramaian) dan internal (suara gaduh siswa) akan menunjang konsentrasi belajar.

Keamanan dan keselamatan terjamin: Siswa dan guru harus merasa aman dan nyaman berada di lingkungan sekolah. Ini meliputi keamanan gedung, ketersediaan alat pemadam kebakaran, dan prosedur penanganan keadaan darurat.

Ciri lingkungan non-fisik:

Hubungan yang harmonis antara guru dan siswa: Adanya rasa saling menghormati, keterbukaan, dan komunikasi yang efektif antara guru dan siswa akan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan produktif.

Disiplin yang ditegakkan dengan bijaksana: Adanya aturan dan tata tertib yang jelas serta diberlakukan secara konsisten akan menciptakan lingkungan belajar yang tertib dan disiplin. Namun, penting untuk menerapkan peraturan dengan bijaksana dan adil.

Iklim belajar yang aktif dan partisipatif: Siswa tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran melalui diskusi, kerja kelompok, dan kegiatan lainnya.

Penghargaan terhadap prestasi dan usaha: Adanya pengakuan dan penghargaan terhadap prestasi dan usaha siswa akan memotivasi mereka untuk belajar lebih giat.

Dukungan dari orang tua dan masyarakat: Keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam kegiatan sekolah serta dukungan mereka terhadap pendidikan secara umum akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif.

Selain poin-poin di atas, penting juga untuk diingat bahwa lingkungan yang kondusif itu bersifat dinamis dan perlu terus diadaptasi sesuai dengan kebutuhan siswa dan perkembangan zaman. Komunikasi dan kolaborasi yang baik antara semua pihak yang terlibat dalam pendidikan sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi siswa SMP dan SMA.

Berita Terkait
Baca Juga: