Tryout.id

Bermula Agnostik hingga Ditolak Orangtua Begini Kisah Mualaf Perempuan Cantik Berdarah China-Jerman

13 Sep 2022  |  98x | Ditulis oleh : Mas AT
Bermula Agnostik hingga Ditolak Orangtua Begini Kisah Mualaf Perempuan Cantik Berdarah China-Jerman

Seperti yang kita tahu bahwa hidayah untuk memeluk agama Islam bisa datang kepada siapa saja, termasuk kepada mereka non muslim atau yang sama sekali tidak mempunyai agama (atheis) dan bahkan Agnostik.

Secara terminologi agnostik adalah orang yang memiliki pandangan bahwa ada atau tidaknya Tuhan adalah hal yang tidak dapat diketahui. Agnostisisme tidak menyangkal keberadaan Tuhan secara mutlak.

INILAH kisah mualaf perempuan cantik bernama Akaela Feng. Lahir dan dibesarkan di keluarga agnostik, ia mulai mencari Tuhan serta kepercayaan yang hakiki semasa SMA. Kala itu juga Akaela pernah mengalami depresi dan permasalahan lainnya.

"Semasa SMA saya mengalami depresi," kata Akaela Feng, seperti dikutip dari unggahan akun Facebook Ayatuna Ambassador, Senin (11/10/2021).

Di lingkungan sekolahnya, Akaela memiliki teman-teman beragama Islam. Ia pun memiliki tiga sahabat Muslim yang dikenal baik. Rasa penasarannya terhadap Islam makin besar. Maka itu, Akaela mulai belajar serta menanyakan semua tentang Islam.

Perlahan mengenal Islam, Akaela hatinya makin tersentuh. Dalam kesehariannya dirinya mulai mengamalkan beberapa ajaran Islam, seperti menutup bagian tangan, kaki yaitu mengenakan celana panjang longgar, hingga berhenti makan babi dan sesuatu yang haram lainnya.

"Saya merasa harus menutup lengan saya juga. Bagi saya, itu semua adalah tanda 'kebenaran', karena dari mana lagi perasaan ini muncul (jika bukan Islam)," ujarnya.

"Saya menunda (membaca) syahadat untuk beberapa lama, ini bukan hal baik. Tapi saya sudah mempraktikkan ajaran Islam. Saya berzikir, makan makanan halal, dan lainnya," tambah dia.

Akhirnya pada suatu hari Akaela memutuskan membaca dua kalimat syahadat melalui video call. Ia dibimbing oleh salah seorang Muslim.

Setelah menjadi mualaf, ia cukup bingung untuk memberi tahu orang tua dan keluarganya. Akaela pun memberi tahu orang tuanya melalui pesan singkat.

Mulanya mereka menolak putrinya menjadi seorang muslim. Namun setelah 2 tahun Akaela menjadi Muslim, orang tuanya mulai menerima perbedaan di antara mereka. Selain itu, kedua orang tuanya melihat Akaela kini lebih bahagia dan percaya diri setelah menjadi Muslim.

"Setelah masa-masa itu mereka mereda. Ibu saya mulai memasak daging halal. Saat bepergian sejenak, saya bisa berhenti untuk sholat," ungkapnya.

Itulah kisah dari seorang mualaf cantik bernama Akaela Feng, yang tadinya sama sekali tidak mengenal tuhan kini sudah menjadi seorang mualaf dan sangat bahagia dengan status barunya sebagai Muslimah.

Berita Terkait
Baca Juga: